Jumat, 10 November 2017

Batu Popaua-Kota Bau-Bau

Batu Popaua ,Batu pelantikan yang berada di depan Masjid Agung,tepatnya di Kecamatan Murhum,Kota Bau-Bau,Sulawesi Tenggara.berbentuk batu ponu atau simbol kewanitaan, tempat Raja/Sultan dilantik oleh Dewan Mentri dengan cara memutarkan payung di atas kepalanya, batu ini dianggap suci dan keramat dan di percaya tempat pertama kalinya Raja Buton,pertama Ratu Waa Kaa Kaa menginjakkan kakinya.Batu Popaua menjadi lokasi pelantikan sultan sejak agama Islam masuk ke negeri ini.Batu ini memiliki lubang  yang  muat untuk satu kaki. Salah satu kaki Sultan dimasukkan ke dalam lubang batu kemudian disumpah.Dahulu, Sultan yang memimpin Buton diwajibkan mengucap sumpah dengan tradisi yang dijaga penduduk setempat. 

Sultan Buton melakukan serangkaian prosesi sebelum memimpin negeri.Benteng ini memiliki Masjid Kesultanan untuk pelantikan Sultan. Ibarat sosok yang baru lahir dari rahim ibu, bersih dan suci. Bibit yang keluar dimandikan dengan air dari tujuh mata air di Pulau Buton,setelah dimandikan Sultan dibawa ke Batu Popaua dan disumpah sebagai pemimpin negeri. Kemudian, disumpah lagi di dalam Masjid Kesultanan di bawah mimbar.Karena Sultan bukan hanya jadi pemimpin negeri, tetapi juga pemimpin agama,Di dalam sumpah yang diucapkan oleh Sultan, terdapat pesan “Jangan engkau gadaikan atau memperjualbelikan tanah untuk kepentingan pribadi. Jika dilanggar, akan hancur lebur tujuh turunan.












Artikel Terkait


EmoticonEmoticon